Kasus Korupsi Proyek Jalan di Kalimantan, Artidjo Gandakan Vonis Hernida

Alreinamedia.com, Jakarta – Artidjo Alkostar dkk menggandakan vonis Hernida Rofina Zairin (46) dari 2 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara. Hernida terbukti melakukan korupsi proyek jalan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kasus bermula saat digelar proyek peningkatan kapasitas jalan di ruas Jalan Tanjung Batu-Senakin-Pudi-Tanjung Mahkota-Sekandis. Seluruh biaya ditanggung APBD Kabupaten Kotabaru tahun 2011 sebesar Rp 6,6 miliar.

Bacaan Lainnya

Setelah proses pelelangan, proyek dimenangkan PT Trisakti Manunggal Perkasa Internasional. Proyek di bawah tanggung jawab Pimpinan Cabang PT Trisakti Manunggal Perkasa Internasional, cabang Kotabaru, Hernida.

Baca Juga :  Tabrakan, Kapal Berisi BBM Terbakar

Ternyata proyek tersebut mengalami masalah. Tidak seluruhnya bisa dikerjakan sesuai perjanjian. Ada beberapa ruas yang tidak dikerjakan, ada pula yang dikerjakan tetapi tidak sesuai speak. Atas hal itu, Hernida dimintai pertanggungjawaban di muka hukum.

Pada 28 Mei 2015, Pengadilan Tipikor Banjarmasin menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara kepada Herida. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Banjarmasin. Atas putusan itu, jaksa mengajukan kasasi karena putusan jauh di bawah tuntutan jaksa yaitu 6 tahun penjara. Apa kata MA?

“Menjatuhkan pidana 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan,” ujar majelis sebagaimana dilansir website MA, Rabu (5/4).

Selain itu, Hernida juga wajib meAMayar uang pengganti Rp 617 juta. Bila uang uang dikorupsinya itu tidak dikeAMalikan maka hartanya disita dan dilelang. Bila hasil lelangnya tidak cukup, maka masa penahanan Hernida harus ditaAMah 1 tahun penjara.

Baca Juga :  Pertamina Salurkan Premium Sesuai Penugasan

Duduk sebagai ketua majelis Artidjo Alkostar dengan anggota MS Lumme dan Prof Dr Krisna Harahap. Namun Krisna dissenting opinion dan berpendapat Hernida cukup menghuni penjara 1 tahun saja.(AM/detik)

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV