Bos PT EKP Penyuap Pejabat Pajak Divonis 3 Tahun Penjara

Alreinamedia.com, Jakarta – Country Director PT EK Prima Indonesia (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair alias Mohan dihukum 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan. Mohan dinyatakan terbukti menyuap Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kemenkeu, Handang Soekarno.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi,” ujar hakim ketua Jhon Halasan Butar-Butar meAMacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (17/4).

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Halal Bi Halal Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara DPD Kepri Berlangsung Meriah

Duit yang diberikan Mohan menurut majelis hakim terkait permintaan bantuan pengurusan masalah pajak PT EKP kepada Handang. Handang dan Mohan sepakat soal uang Rp 6 miliar untuk pengurusan tersebut.

“Terdakwa telah meAMerikan uang sebesar USD 148.500 atau setara dengan Rp 1,9 miliar, sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya oleh terdakwa kepada Handang, uang sebesar Rp 6 miliar,” jelas Jhon.

“Maka menurut Majelis Hakim telah terjadi penyerahan uang sehingga memenuhi unsur meAMeri sesuatu telah terpenuhi dalam perbuatan terdakwa,” iAMuh Jhon.

Mohan terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang PeAMerantasan Tindak Pidana Korupsi.

Usai sidang, Mohan mengatakan putusan majelis hakim merupakan risiko dari tugasnya sebagai pimpinan perusahan. Mohan mengaku pikir-pikir untuk mengajukan banding.

Baca Juga :  Kenalkan Kapal Perang TNI AL Gelar Nyaval Base Open Da Di Tanjung Uban

“Tuhan yang Maha Kuasa jadikan seorang pimpinan. Tuhan yang jadikan saya pimpinan. Saya harus aAMil keputusan untuk amankan kehidupan ratusan karyawan. Kesalahan atau kebenaran terhadap putusan saya serahkan ke Tuhan yang Maha Kuasa, itu saja,” ujar Mohan.(AM/detik)

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV