Koper Merah Wanita Muda Hebohkan Asrama Polisi

MEDAN — Penghuni Asrama Polisi Pasar Merah di Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Denai, Sumatera Utara, dikagetkan dengan penemuan koper berwarna merah yang mencurigakan, Sabtu (10/6). Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Dari Ginting mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan tiga penghuni asrama polisi (aspol) yang mengetahui keberadaan koper mencurigakan tersebut. Saksi bernama Dameria Situmorang (54 tahun) mengaku didatangi seorang wanita berusia sekitar 18 tahun yang membawa koper tersebut sambil menanyakan alamat seorang warga bermarga Hutagalung.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Kapolsek Sekupang Ungkap Kasus Tindak Pidana Perjudian Jenis Sie Jie

Setelah itu, wanita muda tersebut pergi meninggalkan Aspol Pasar Merah dengan berjalan kaki. Namun, tidak lama kemudian, saksi melihat koper berada di pinggir jalan samping rumah warga bernama S Simamora.

S Simamora (61), ia mengaku mengetahui keberadaan koper tersebut setelah mendengar ada suara ribut di samping rumahnya. Karena curiga, dia langsung menghubungi Kepala Lingkungan Aspol Pasar Merah EE Siagian.

EE Siagian yang menerima laporan segera membuat laporan ke Polsek Medan Area. Kapolsek Medan Area Kompol M Arifin yang turun ke lokasi langsung melakukan pengamanan dengan memasang police line dan menghubungi tim penjinak bahan peledak Satuan Brimobd Polda Sumut.

Setelah tiba di Aspol Pasar Merah, tim penjinak bom Satuan Brimob Polda Sumut yang dipimpin Iptu Masmur segera melakukan pemeriksaan dengan peralatan x-ray. Namun dalam pemeriksaan x-ray tersebut, tidak terdeteksi adanya bahan peledak dalam koper berwarna merah yang sempat mengagetkan penghuni Aspol Pasar Merah itu.

Baca Juga :  FAME Hotel Batam Lomba Mewarnai dengan tema "Aku Adalah Merah Putih

Dalam pemeriksaan di Mako Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, koper itu hanya berisikan satu buah setrika, tiga buah kipas tangan yang terbuat dari bambu dan kain, satu buah ambal warna merah dan selembar kain bakal batik warna biru. Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho yang mendatangi Aspol Pasar Merah mengatakan, situasi di asrama tersebut telah aman dan tas koper warna merah itu sudah diamankan.

Sumber : Antara

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

Komentar