Uber Mendorong Kemajuan Di Indonesia Dengan Hadir Di 30 Kota Dan 7 Pulau

JAKARTA, 21 Juni 2017 – Saat kami memperkenalkan konsep berbagi tumpangan
(ridesharing) kepada Indonesia pada tahun 2014, tak seorang pun dapat membayangkan
betapa besar dampaknya.

Dan sekarang kami sangat senang mengumumkan bahwa Uber telah hadir di 30 kota yang
tersebar di 7 pulau di Indonesia: Jawa (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cimahi, Cirebon, Surakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Batu, Banyuwangi dan Jember), Bali, Lombok, Sumatera (Bandar Lampung, Palembang, Medan, Deli Serdang, Pekanbaru), Batam, Kalimantan (Pontianak dan Balikpapan) dan Sulawesi (Manado dan Makassar).

Bacaan Lainnya

Michael Brown, Regional General Manager, Asia Pasifik, Uber, mengatakan: “Kami sangat senang bisa menghadirkan Uber bagi begitu banyak orang di begitu banyak kota di  indonesia. Ekspansi kami menunjukkan dibutuhkannya ridesharing di kota-kota besar dan menengah serta kuatnya komitmen kami di Indonesia. Uber bangga bisa menciptakan peluang ekonomi bagi para mitra-pengemudi, melayani area yang tidak terlayani angkutan publik; mengurangi kepadatan lalu lintas di kota-kota dan mendukung pariwisata”

Warga dari berbagai latar belakang kehidupan menggunakan Uber untuk mendapatkan perjalanan dari titik A ke titik B dengan aman, terpercaya dan terjangkau, hanya dengan satu ketukan di telepon pintar. Penelitian dari AlphaBeta, lembaga riset strategi dan ekonomi yang berbasis di Singapura dan Sydney, menunjukkan penumpang menggunakan Uber karena 5 alasan utama: 1. Terjangkau, 2. Nyaman, 3. Terpercaya, 4. Efisien, 5. Aman. Mereka juga bisa enghemat biaya perjalanan hingga 65% dan waktu mereka hingga 38% sejak menggunakan Uber.

Baca Juga :  Lebih 200 Juta Warga China 'Mati Akibat Rokok'

Setiap mitra-pengemudi punya alasan tersendiri mengapa mereka bergabung bersama Uber
– ada yang mencari uang tambahan untuk keluarga, bersosialisasi dengan orang lain,
menabung untuk rencana pernikahan atau membangun usaha sendiri – namun mereka
memiliki keinginan yang sama: bisa memperoleh uang tambahan dengan waktu yang fleksibel menyesuaikan dengan kehidupan mereka, bukan sebaliknya: hidup menyesuaikan waktu menguber rezeki.

Data kami menunjukkan selama tiga bulan terakhir, 61% mitra-pengemudi menggunakan
aplikasi Uber kurang dari 10 jam per minggu; sementara data Alphabeta menunjukkan,
46% mitra-pengemudi bergabung dengan Uber karena fleksibilitasnya dan 32% ingin
memperoleh pendapatan tambahan. Uber juga berkontribusi dalam meningkatkan
inklusivitas keuangan bagi mitra-pengemudi: 6% mitra tidak memiliki rekening bank
sebelum bergabung dan 39% mitra lebih aktif secara finansial setelah bergabung dengan
Uber.

Kota-kota juga memperoleh manfaat dari kehadiran Uber karena kemampuannya untuk
membawa lebih banyak penumpang, melengkapi transportasi publik, mendukung pariwisata
dan membuka kesempatan ekonomi.

  • Berdasarkan studi dari AlphaBeta, 6% penumpang telah berhenti menyetir dan 62%
    telah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi; 20% perjalanan di Jakarta dan
    sekitarnya diawali dan diakhiri di area-area yang kurang terlayani oleh transportasi
    publik, dan 8% perjalanan di Jabodetabek terjadi pada pukul 23:00 – 05:00,
    sementara data kami menunjukkan 30% perjalanan di Jakarta terjadi pada pukul
    22:00-02:00.
Baca Juga :  Manunggal Dengan Rakyat, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Ajak Warga Bergotong-royong

 

  • Dengan semakin tingginya jumlah turis yang berkunjung ke Indonesia, maka
    semakin banyak pula turis mancanegara yang sudah memiliki aplikasi Uber di
    telepon pintar mereka – ini membangun reputasi Indonesia sebagai tempat yang
    tetap terkoneksi secara global. Dalam tiga bulan terakhir, pengguna dari 76 negara
    telah menggunakan Uber di Indonesia – mayoritas berasal dari Singapura, Amerika
    Serikat, Malaysia, Australia dan Inggris.

 

  • Data dari AlphaBeta menunjukkan bahwa 43% dari mitra-pengemudi Uber
    sebelumnya tidak masuk dalam kategori angkatan kerja -diantara mereka, 28%
    menganggur, 8% tinggal di rumah, 4% pelajar dan 3% pensiunan.

Dengan membuka diri terhadap inovasi dan model bisnis ekonomi berbagi, seperti yang
ditawarkan oleh Uber, Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi pusat ekonomi
berbagi di dunia dan Uber berkomitmen untuk bekerja bersama dengan para pemangku
kepentingan dan pemerintah Indonesia untuk mewujudkannya.

Untuk merayakan kehadiran Uber di 30 kota, kami memberikan potongan 30% untuk 7
perjalanan uberX di seluruh kota tersebut kecuali Jakarta, Surabaya, Bandung dan Bali
dengan memasukkan kode promo Uber30KOTA, yang berlaku hingga 12 Juli 2017 bagi
semua pengguna.

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

Komentar