Luhut soal Idul Fitri: Mari Singkirkan Perbedaan

Jakarta – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta semua masyarakat saling memaafkan di hari raya Idul Fitri kali ini. Makna lebaran yang berarti kembali ke suci harus benar-benar dihayati.

“Bagi bangsa Indonesia, supaya menatap hari esok dengan lebih bagus,” kata Luhut di Jl Widya Chandra III No 10, Jaksel, Minggu (25/6/2017).

Bacaan Lainnya

Luhut meminta masyarakat kembali bersatu usai gelaran pesta politik yang menguras energi masyarakat. Persatuan harus dikedepankan.

Baca Juga :  Laungching Kemilau Sumatera 2017, Mendorong Pencapaian Target 275 Juta Perjalanan Wisnus pada 2019

“Kita harus menyingkirkan perbedaan-perbedaan kita yang bisa membawa ketidaknyamanan pada semua. Jadi banyak kita depankan persatuan dan kesatuan. Kalau kita mau kritik, saya kira kritik saja tapi tentu eloklah kalau konstruktif untuk membangun negeri ini,” tutur Luhut.

Luhut meminta masyarakat Indonesia untuk tidak terus bertengkar. Yang rugi nanti masyarakat sendiri.

“Kemarin satu bulan Ramadan baik, elok sekali, semua mudah-mudahan semua melakukan refleksi, introspeksi untuk sama-sama menciptakan suasana yang lebih baik,” jelas Luhut.

Dia juga bicara soal hubungan parlemen dengan pemerintah. Luhut juga bicara soal kepemimpinan Novanto sebagai ketua DPR.

“Saya kira sangat baik hubungan dengan leadership Pak Novanto. Saya kira memberikan dukungannya dan nuansa yang tenang,” ucapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Konektivitas Digital di NTT, Kemkominfo Percepat Pembangunan 421 BTS

“Di sana sini ada perbedaan, ya hal yang wajar lah, kalau nggak ada kan nggak demokrasi namanya. Asal jangan jadi desktruktif. Tapi kalau perbedaan cara pandang saya kira sangat wajar saja ya,” imbuhnya.

AM/Detik

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

Komentar