Tki Ilegal Marak Akibat Adanya Pungli Asing Membuat Proses Rumit, Lama & Mahal

Alreinamedia.com – Batam, pada tgl (04/07/2017) begini cara nya pemerintah kita memperlakukan terhadap TKI yang harus di bela meskipun mereka salahMenurut Amri Abdi Piliang sebagai Wakil Ketua Umum Komnas LP-KPK Bahwa Kementrian Luar Negeri (KBRI) wajib melindungi warga negara Indonesia, meski mereka terindikasi bekerja secara ilegal di Malaysia. Namun sebaliknya TKI di Malaysia di Perlakukan tidak baik malah menutup mata dan telinga.
Kemana Pemerintah kita?.. Katanya TKI itu harus di bela meskipun mereka salah.
Sebagai perlindungan TKI tidak ada dari pemerintah, namun di biar kan aja dan hanya tutup mata aja. Bahwa mereka adalah penyumbang devisa terbesar utk Republik ini yg sdh sepantasnya Pemerintah turun tangan dan buat pernyataan sikap thp perlakuan yg dialami oleh TKI kita di Malaysia. Karena saat ini TKI kita di kejar2 di Malaysia miris melihatnya hingga sembunyi di gorong2 dan lari ke hutan demi menghindari razia yg dilakukan pihak Pemerintah Malaysia. Pemerintah harus segera membuat pernyataan sikap terkait penangkapan ribuan pekerja asal Indonesia.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Update Data Covid -19 di Kabupaten Asahan Terkini

Ini Sudah menjadi rahasia umum yang buat kita semua jadi tak berdaya seolah tak peduli lagi pada perlakuan tidak manusiawi terhadap saudara kita yang karena “persoalan Periuk nasi-perut” nekad berjuang bekerja dgn cara yang diyakininya lebih mudah-Cepat-murah tidak peduli aman atau tidak.  Yang bela OMNI-BISTINET dan ISC serta Sarkes pungli kemana?
Ujarnya harapannya Amri Abdi Piliang Pemerintah menghentikan penempatan TKI ke Malaysia hingga dibuat kesepakatan baru tentang penempatan dan perlindungan TKI di Malaysia serta dihapuskannya Pungli yg dilakukan oknum Malaysia melalui system komputerisasi Bestinet, Omni & ISC di dalam wilayah kedaulatan NKRI, jika pungli ini dapat dihapuskan tentunya TKI Unprosedural & ilegal akan berkurang karena proses resmi tentunya akan lebih mudah, murah dan cepat, tidak seperti saat ini yg dipungut oleh Omni Rp. 887.000 + Bestinet US.$.30 + ISC US.$.30 = total berkisar Rp. 1.800.000,- per TKI. Pungli inilah sebagai penyebab utama TKI kita lebih memilih jalan pintas karena mudah, murah & cepat.

Baca Juga :  Biadab! Dicekoki Pil Koplo, Bocah di Bawah Umur Lalu Digilir 5 Pria

 Hapuskan Pungli Asing dan Buat Regulasi Penempatan TKI yg mudah, murah & cepat, tidak pakai ribet. (Toni. S). 

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

Komentar