Warga Suka Damai Berharap DPRD Batam Komisi I Dapat Mencarikan Jalan Paska Penggusuran

Alreinamedia. Batam. (24/7/18). Warga Suka Damai Kel. Sei Pancur kec. Sei Beduk di terima DPRD Batam Komisi I terkait surat peringatan tentang Penggusuran lahan rumah warga. Senin, (23/7).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut diterima komisi I DPRD Batam dipimpin oleh Ketua Komisi. Budi Mardianto. SE. MM., anggota Yudi Kurnain.SH., dan Fauzan. Komisi I mendengar kan serta menampung seluruh infirasi warga Suka Damai terkait adanya Surut Peringatan (SP) satu, dua dan tiga dari Satpol PP Batam dalam hal penggusuran lahan tempat tinggal warga.

Neli perwakilan dari warga Suka Damai sekaligus ketua dan pembina Perpat (Persatuan Pemuda Tempatan ) kec. Sei. Beduk, menjelaskan, bahwa Aheng, Aliang, Mery dan kakak mereka satu berdomisili di Pekanbaru awalnya keluarga ini tinggal di Dam Duri Angkang. Mempunyai lahan atas nama Aliang seluas 8 hektare surat masih ada sampai saat ini.

Baca Juga :  Walikota Batam : Tak Ada Pungutan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Paska penggusuran dari Dam Duri Angkang keluarga ini di suruh Karjono (Pegawai Otorita) tinggal di kampung Suka Damai dan disuruh bangun rumah sebelum ada pembagian kapling. Karena saat itu kapling sudah habis bila ada nanti jelas Karjono baru dipindahkan. Saat ini keluarga dari Aheng sudah bermukim di Kampung Suka Damai selama 21 Tahun lamanya.

Neli sudah pernah menyurati Walikota Batam dan Wakil Walikota namun belum ada balasan, justru mau digusur. Adapun jumlah warga Aheng yang tinggal di Kampung Suka Damai 17 keluarga dan di tambah warga lebih kurang 53 kk. Aheng mempunyai rumah yang sangat sederhana hanya terbuat dari bahan kayu, adapun bangunan rumah terbuat dari batu salah satu dari keluarga Aheng bahannya masih hutang sejumlah Rp. 25.000.000., bila digusur dari mana membayar hutang itu jelas Neli.

Baca Juga :  Lantamal IV Peringati Maulid Nabi Muhammad SawTahun1439 H Tahun 2017

Ketua Tipikor membawa Aheng ke BP Batam untuk bertemu dengan Joni. Sitorus, ternyata Joni ingat Aheng memang belum di kasi kapling, padahal BP Batam akan kasi 1 orang 5 kapling sesuai dengan surat yang ada.

Harapannya DPRD Batam Komisi I bisa mencari jalan keluar untuk memanggil Pemko Batam dan BP Batam sehingga warga dapat tenang bukan asal gusur harapan semua warga yang tinggal di kampung Suka Damai. (Ramadan)

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

Komentar