2 Hari Hilang Dilaut, Nelayan di Bintan Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR gabungan, Posal Tanjung Berakit, Posmat Kawal, Basarnas Tanjungpinang dan Polairud Bintan mengevakuasi jasad nelayang yang hilang di perairan Teluk Bakau, Pulau Pancung Desa Malang Rapat, Bintan. (Foto: Penlantamal IV)

alreinamedia.com, Bintan – Pos Angkatan Laut (Posal) Tanjung Berakit dan Pos Pengamat (Posmat) Kawal Lantamal IV yang bergabung dengan Tim SAR Basarnas Tanjungpinang dan Polairud Bintan, akhirnya menemukan seorang nelayan yang hilang selama 2 hari dilaut, sudah tidak bernyawa.

Kepala Dinas penerangan (Kadispen) Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut (KH) Martdianus Samuel Pontoh menyebutkan, identitas nelayan tersebut diketahui bernama Erwin (50) warga Malang Rapat, Gunung Kijang Kabupaten Bintan, Kepri.

“Sebelumnya, Posal dan Posmat menerima laporan dari Basarnas Tanjungpinang, adanya orang hilang saat melaut,” kata Samuel, Sabtu (22/9/2018).

Dalam laporan, kata Samuel, Erwin sudah 2 hari tak pulang kerumah. Dia melaut menggunakan boat warna biru bermesin dompeng.

Atas informasi tersebut, tim SAR gabungan melakukan pencarian dan menyisir di Perairan Teluk Bakau, Pulau Pancung Desa Malang Rapat.

“Korban sudah di evakuasi dan di bawa ke Rumah Sakit Umum Kepri,” kata Samuel.

 

Sumber: Penlantamal IV
Editor: Chandra Adi Putra

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

BERITA DAERAH TERBARU