Pasukan Israel Menembak Mati Tujuh Warga Palestina dan Ratusan Lainnya Terluka di Gaza

GAZA – Tujuh warga Palestina tewas termasuk dua remaja laki-laki dan ratusan lainnya terluka selama protes mingguan Maret Agung di sepanjang pagar perbatasan Gaza pada Jumat (28/9) kemarin.

Melansir Reuters, Kantor Berita Wafa Palestina mengklaim 508 lainnya terluka dalam protes, termasuk 90 dari luka tembak langsung. Di antara yang terluka, 35 adalah anak-anak, empat wanita, empat paramedis, dan dua wartawan. 

Militer Israel (IDF) mengatakan pasukannya terpaksa melakukan serangan bersenjata, dan serangan udara, setelah alat peledak dan batu dilemparkan kepada mereka dan untuk mencegah pelanggaran pagar perbatasan dari daerah kantong yang dikuasai Hamas.

Setidaknya 191 warga Palestina telah tewas sejak protes Gaza dimulai pada 30 Maret lalu untuk menuntut hak kembali tanah mereka yang mengakibatkan keluarga Palestina melarikan diri atau diusir dari atas pendirian Israel pada 1948.

Selain itu, mereka juga menuntut pelonggaran blokade ekonomi Israel-Mesir.

Hamas mengatakan protes hari Jumat itu juga menandai peringatan ke-18 dari peluncuran pemberontakan Palestina terakhir terhadap Israel.

Seorang penembak jitu Gaza telah membunuh seorang tentara Israel dan alat pembakar yang diterbangkan oleh orang-orang Palestina menggunakan layang-layang dan balon helium telah memicu kebakaran yang menghancurkan hutan dan lahan pertanian di Israel.

Israel menuduh Hamas sengaja memprovokasi kekerasan dalam ribuan para pengunjuk rasa, namun tuduhan itu telah dibantah Hamas.

Baca Juga :  2 Ledakan Guncang Ibu Kota Lebanon, 73 Orang Tewas dan Ribuan Terluka Halaman all

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

BERITA DAERAH TERBARU