Saran SBY Untuk Gempa Sulteng: Hentikan Sementara Kampanye Pilpres

JAKARTA – Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan saran terkait gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah. SBY menyarankan elite politik untuk menghentikan kampanye Pilpres 2019 sementara waktu.

Pandangan itu disampaikan SBY lewat sebuah video diakun Youtubenya, pada Minggu (30/9/2018). 

Muat Lebih

“Dan dalam keadaan seperti ini, saya berpendapat dan menyarankan agar untuk sementara waktu, paling tidak untuk Sulteng, di Palu, di Donggala dan di sekitarnya itu kegiatan kampanye pemilu dihentikan,” kata SBY.

SBY mengatakan saatnya bangsa Indonesia menunjukkan solidaritas untuk saudara sebangsa yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah mengatasi bencana itu. Bantuan diberikan baik pada fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

SBY menceritakan kenangan indahnya pada Pilpres 2009 lalu. Saat itu hari kampanye. SBY sebagai capres dijadwalkan melaksanakan kampanye, begitu juga Wapres Jusuf Kalla yang maju pilpres. Keduanya lantas mendengar informasi bencana di Situ Gintung.

“Ketika kami mendengar ada musibah jebolnya bendungan di Situ Gintung, baik Pak Jusuf Kalla maupun saya langsung menghentikan kampanye. Kami berdua bergandengan tangan menuju ke daerah bencana dan bersama-sama untuk mengatasinya,” jelas SBY.

Bencana tsunami dan gempa bumi di Aceh dan Nias tempo lalu juga jadi rujukan SBY dalam mengimbau agar kampanye Pilpres 2019 dihentikan sementara. Saat itu, kata SBY, tsunami dan gempa terjadi dalam situasi operasi militer menghadapi Gerakan Aceh Merdeka.

“saya serukan untuk melakukan semacam gencatan senjata kepada pihak GAM dan tentunya pihak TNI sendiri. Berhenti melaksanakan operasi militer dan bersama-sama kita mengatasi keadaan menyelamatkan saudara-saudara kita yang masih bisa diselamatkan sambil segera melakukan tanggap darurat,” kenang SBY.

Berikut Video lengkapnnya

 

Pos terkait