Andi Arief: Berantaslah Kemiskinan, Bukan Bakar Bendera Tauhid

JAKARTA – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief turut mengomentari insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan beberapa oknum Banser. Ia menyindir pihak yang terlibat dalam insiden itu.

“Berantaslah kemiskinan, bukan membakar bendera tauhid,” sindir Andi lewat akun twitternya, Senin (22/10/2018).

Andi juga meminta Presiden Joko Widodo untuk segera bersikap terhadap pembakaran bendera tauhid itu.

Andi menyebut membakar kalimat tauhid tidak akan bisa melemahkan keyakinan seseorang. menurut dia pihak yang berupaya memusnahkan keyakinan itu dipastikan bekerja untuk kekuasaan.

“Siapa yang berupaya memusnahkan keyakinan pasti bekerja untuk kekuasaan.,” cuitnya pada Rabu (24/10/2018).

Aksi pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan oleh oknum Banser pada perayaan Hari Santri, Minggu (21/10/2018) kemarin, memicu reaksi kemarahan dari berbagai kalangan masyarakat.

Setidaknya 3 orang pelaku telah diamankan terkait kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut.

Polisi melaporkan bahwa rencananya dalam waktu dekat ada tiga pelaku lainnya yang akan menyusul.

“Totalnya 6, yang 3 tambahan dumas (pengaduan masyarakat),” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, Selasa (23/10).

Meski begitu pihak kepolisian resort Garut, enggan memberikan identitas nama pelaku dengan alasan keselamatan.

“MUI sudah menyerahkan proses hukum apabila ada pelanggaran hukum, kami akan gelar perkara terbuka,” ujar AKBP Budi.

 

Baca Juga :  Selain Aibon, Ini Anggaran Pemprov DKI yang Janggal

Erick Ginting

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV

BERITA DAERAH TERBARU