Penutupan Pemerintah AS Masuk Pekan Ke-3, Trump Masih Ngotot

Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Minggu (6/1/2019) menegaskan tidak akan menarik permintaan dinding pembatasnya di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Namun, ia mengatakan pembatas itu bisa saja dibuat dari baja alih-alih beton sebagai kompromi dengan Partai Demokrat yang menentang pendanaannya.

Pernyataan sang presiden itu muncul saat penutupan pemerintahan AS atau government shutdown memasuki pekan ketiga. Penutupan yang menyebabkan ratusan ribu pegawai federal dirumahkan atau bekerja tanpa dibayar itu terjadi akibat perseteruan terkait pendanaan tembok batas.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Studi Baru Temukan Kondisi yang Memperparah Gejala Corona

Trump mengancam lagi akan menyatakan kondisi darurat nasional sebagai alternatif cara agar dinding itu bisa dibangun bila pembicaraan dalam beberapa hari ke depan tetap menemui jalan buntu, dilansir dari Reuters.

“Ini adalah pertempuran yang sangat penting untuk dimenangkan dari sudut pandang keamanan, dan untuk mendefinisikan negara kita dan siapa kita,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

“Pembatas atau dinding bisa dibuat dari baja alih-alih beton, bila itu membantu orang-orang. Itu mungkin lebih baik,” ujarnya.

Pelaksana staf kabinet Trump, Mick Mulvaney, mengatakan dalam acara Meet the Press di NBC bahwa menyepakati pembatas yang terbuat dari baja akan membuat Demokrat bisa tetap pada penolakan mereka untuk mendanai tembok yang terbuat dari beton.

Baca Juga :  Gov’t Completes Construction of Three New Dams

“Itu akan membantu kita bergerak ke arah yang benar,” katanya.

Pimpinan Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS Steny Hoyer tidak memberi jawaban spesifik ketika ditanya mengenai tawaran perubahan material dinding yang diajukan Trump sebagai upaya kompromi.

“Itu akan didiskusikan,” ujarnya di NBC.

Wakil Presiden Mike Pence memimpin putaran kedua pembicaraan dengan para staf Kongres hari Minggu mengenai isu ini. Namun, Trump telah menegaskan tidak akan menarik permintaannya.

“Jika kita tidak dapat menemukan solusinya, ini [penutupan pemerintahan] akan terjadi untuk waktu yang lama. Tidak akan ada pelunakan di sini,” kata Trump. (mb/cnbc indonesia)

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV