LPMP Kemendikbut Kepri Gelar Gempita Hardiknas Tahun 2019

Alreinamedia. Batam. (25/4/19). Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepri Gelar Gempita Hardiknas berlangsung di Lapangan Engku Putri Batam Centre dan di halaman kantor BPNB Tanjungpinang, Kamis (25/4).

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pelaksana Gempita Hardiknas Provinsi Kepri Iwan Syafi’i, menjelaskan bahwa kegiatan hari ini dilaksanakan di dua tempat Batam dan Tanjungpinang, mulia hari ini tanggal 25 – 29 April, 2019.

Adapun rangkaian acara kegiatan yang dilakukan hari ini jelas Syafi’i adalah lomba musik melayu, festival musik aliansi puisi, panggung seni siswa, lomba kolasi, lomba meningkat teks, lomba melukis kesejarahan, lomba membaca cepat, lomba media pembelajaran, lomba meringkas teks, pameran buku, pemeran sekolah model, pameran pendidikan, pameran budaya, bioskop keliling, senam jantung sehat, sosialisasi pemertabatan bahasa, talshow gelar wicara, penayangan dan diskusi budaya.

Dalam memeriahkan sepekan Hardiknas Provinsi Kepri turut serta 3 penerbit buku, diantaranya Gramedia, penerbit akro, Intan Pariwara , kegiatan ini terselenggaranya atas kerja sama UPT Kepri dan pemerintah Kota Batam, para kepala sekolah terdiri dari Kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA, SMK, Paud dan termasuk kelompok bermain di Kota Batam.

Ucapan terima kasih juga di sampaikan Syafi’i kepada Walikota Batam dan jajaranya yang sudi kiranya memberikan pasilitas tempat atas terselenggaranya kegiatan Hardiknas ini dari awal sampai akhir nanti ujar Syafi’i.

Sambutan Walikota Batam Muhammad Rudi di Hardiknas menjelaskan, bahwa Batam saat itu di kenal orang adalah banyak industrinya, semua orang berdatangan mencari pekerjaan ke Batam, tapi kejayaan itu hilang sampai di tahun 2015, mengapa hilang jelas Rudi mungkin ada permasalahan – permasalahan yang tidak menyenangkan bagi mereka yang ingin berinvestasi di bidang industri

Saat menjabat Walikota Batam Rudi mencoba membangun Batam ini sesuai apa yang di program kan oleh BJ. Habibi sebelumya ada 4 kategori salah satunya Batam adalah kota industri yang kedua Batam akan di jadikan sebagai daerah wisata, alhamdulillah sudah 3 tahun Rudi menjabat sebagai Walikota Batam wisata sudah berkembang dengan pesat, untuk perizinan apapun yang di butuhkan oleh pengusaha yang menyangkut destinasi wisata langsung kita berikan, saat ini kita akan membangun untuk menunjang wisata itu sendiri dan kita akan mengembangkanya.

Baca Juga :  Dukung Stranas Pencegahan Korupsi, Pemko Batam Penuhi Target KPK

Rudi mempunyai keinginan satu hal lagi bahwa sewaktu-waktu Batam menjadi kota pendidikan selain industri dan wisata, bila ini sudah tercapai maka Batam sudah sempurna seperti di Jakarta.

Untuk menciptakan hal ini Rudi butuh bantuan dari pusat supaya apa yang di alami oleh daerah bisa di bantu, saat ini permasalahan adalah tempat pendidikan, guru – guru pengajar kerana pegawai Pemko tidak sampai 30 – 40 persen yang lainya adalah honor artinya sistem pendidikan di Batam mau tidak mau harus merekrut tenaga honor walaupun Kemendiknas ada larangan untuk menerima guru honorer, kalau ini saya berhentikan semua kata Rudi kena demo la saya jelasnya.

Ini tetap saya jalankan lanjut Rudi karena guru honor di bayar oleh Pemko kota Batam sendiri, ini tidak boleh berlangsung dari tahun Ke tahun ini harus ada penyelesaian artinya pak Ari Budiman (staf ahli) harus melaporkan kepada Menteri Pendidikan untuk mencari solusi bila perlu Walikota di undang untuk melaporkan apa sebenarnya terjadi, jangan kepala Dinas saja yang di undang karena yang mengambil keputusan adalah Walikota bukan kepala Dinas jelasnya.

Tujuan Rudi kedepannya Batam adalah kota yang hebat dan modren dan madani dan ini sudah berjalan untuk itu Rudi mengajak kita semua untuk bersyukur kepada Allah Swt, bahwa di Indonesia baru ada 3 Walikota yang mendapatkan penghargaan Walikota terbaik yang pertama Ridwan Kamil yang sudah menjadi Gubernur Jawa Barat ke 2 Walikota Surabaya Risma dan 3 Walikota Batam Muhammad Rudi, perlu di ketahui bersama bahwa siswa di Batam banyak yang memak perguruan tinggi negeri baik itu di Universitas Indonesia, UGM, IPB, dan yang lainya semua kita geratiskan sampai selesai kuliah jelas Rudi, ini bentuk persiapan regenerasi bahwa pemerintah kota Batam di isi oleh mereka – mereka yang mempunyai kelebihan dari yang lain.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Kepri Tangkap Pelaku Penikaman di Bengkong Sadai Batam

Ini kita buat surat pernyataan pada mereka untuk siap kembali menjadi pegawai Pemko walaupun tidak bisa menjadi pegawai negeri tapi bisa pegawai honor saya jelas Rudi.

Prestasi yang di peroleh oleh mahasiswa kedokteran dari Batam meraih IP (Indeks Prestasi) diatas 4 lebih sebagai laporan Rudi kepada staf ahli Kemendiknas RI (Ari Budiman) ini merupakan bentuk persiapan sebagai pemimpin di Batam dan persiapan milenial-melenial berprestasi. Karena dialah yang menentukan hitam putih ya daerah itu, yaitu eselon 3 dan 4 bukan Walikota dan Kepala Dinas tutup Rudi.

Kemendikbud Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter Ari Budiman dalam sambutan mengatakan bahwa saat ini kita melakukan sepekan peringatan Hardiknas di Indonesia ada 13 Provinsi yang kita laksanakan secara serempak.

Melanjutkan sambutan Menteri Pendidikan (Muazir Efendi), menjelaskan bahwa kita saat ini berada di abad ke 21 yang di tandai 3 kecenderungan penting yang di hadapi bangsa Indonesia saat ini, pertama berlangsungnya revolusi industri dan penomena kemajuan teknologi informasi dalam era revolusi digital, kedua perumahan peradaban masyarakat yang di tandai perubahan sendi-sendi kehidupan kebudayaan dan peradaban kemasyarakatan termasuk pendidikan, ketiga semakin tegasnya venomena abatnya yang menempatkan informasi pengetahuan gratipitas sebagai sumber daya strategis bagi individu dan masyarakat.

Ketiga tersebut telah menimbulkan tatanan-tanan baru yang berbeda diera sebelumnya, disini adalah peran sentral sumber daya manusia di era persaingan global. Dengan demikian rangkaian acara Gebyar Hardiknas Provinsi Kepri tentu saja harus menampilkan puncak – puncak prestasi untuk menampilkan yang lebih dalam lagi. Atas nama Menteri Pendidikan dengan mengucapkan Bismillahirrah manirrahim Gempita Hardiknas di buka, tutup Ari.

Turut hadir dalam acara Gempita Hardiknas di antaranya adalah perwakilan Dinas Provinsi Kepri, Walikota Batam, Kepala Dinas Pendidikan Batam, Kepala Kantor Bahasa, Ketua panitia Iwan Syafi’i, serta tamu undangan lainnya. (Ramadan)

Pos terkait

ALREINAMEDIA TV