Dendam, 3 Lelaki Bersaudara di Nias Bakar Rumah dan Coba Habisi Keluarga Paman

iga lelaki bersaudara di Nias coba bunuh keluarga paman (foto: Merdeka)

Nias – Dendam membuat tiga laki-laki bersaudara di Nias, Sumut, bertindak nekat. Mereka mencoba membakar dan menghabisi keluarga pamannya.

Tiga kakak beradik membakar rumah pamannya hingga rata dengan tanah. Mereka juga menyerang paman, bibi dan cucunya dengan senjata tajam saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api.

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini terjadi Desa Somi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibatnya, Matias Zeno Bate’e, istrinya Rosmidar Mendrofa, beserta cucu mereka Alfaro Gabriel Malau mengalami luka bacok.

Sementara ketiga tersangka masing-masing berinisial OP, HRB, serta YB sudah ditangkap petugas Polsek Gido.

“Atas bantuan informasi warga, ketiga pelaku yang sedang sembunyi di tengah hutan berhasil kami amankan 9 jam kemudian,” kata Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan, Selasa (15/9).

Dia memaparkan, upaya pembakaran rumah terjadi saat ketiga koban sedang berada di dalam. Setelah mengetahui rumahnya terbakar, Matias berupaya membawa cucunya keluar. Namun dia melihat tiga keponakannya berjaga di depan, belakang dan samping rumah.

Matias akhirnya nekat menerobos api. Dia membawa istri dan cucunya yang masih berusia 4 tahun.

Saat ketiganya berhasil keluar, para pelaku langsung membacok mereka. Bocah 4 tahun itu pun tak luput dari serangan.

Aksi para pelaku berhenti setelah warga sekitar datang membantu. Tiga saudara itu langsung melarikan diri ke hutan. Korban yang mengalami luka bakat dan luka bacok dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka masih dalam perawatan.

Sementara itu ketiga tersangka kemudian tertangkap. Saat diinterogasi, mereka mengaku dendam pada pamannya yang dituding tidak membagi hasil usaha sarang walet yang berdiri di atas lahan warisan mereka.

“Motifnya dendam atau sakit hati terhadap usaha sarang burung walet milik korban. Menurut para tersangka, usaha itu berdiri atas bantuan mereka,” jelas Wawan.

(merdeka)

Pos terkait