JPKP Sayangkan Penggunaan Fasilitas Pemko Tanjungpinang Guna Kepentingan Pribadi

JPKP Sayangkan Penggunaan Fasilitas Pemko Tanjungpinang Guna Kepentingan Pribadi

Mobil dinas gunakan pengangkutan sembako milik Wali Kota Batam (Ist)

Tanjungpinang -Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang,  Adiya Prama Rivaldi sangat menyayangkan sikap pemko serta walikota tanjungpinang atas beredarnya Plat merah yang di salah gunakan membawa sejumlah beras bergambarkan wajah yang di duga salah satu Calon gubernur 2024 mendatang.

 

“Kami sangat kecewa terhadap kinerja Pemko Tanjungpinang serta walikota, fasilitas negara tidak diperbolehkan untuk digunakan untuk kepentingan pribadi maupun politik”, Ungkapnya.

Iya juga menduga salah satu oknum partai politik yang akan mencalonkan menjadi Gubernur Kepulauan Riau 2024 mendatang telah salah menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan namanya agar menjadi populer.

“Salah satu oknum parpol ini sangat tidak berwibawa dan sangat merugikan masyarakat kota tanjungpinang, demi mempopulerkan namanya iya rela menggunakan fasilitas negara untuk membagi bagikan sembako,” Tuturnya lagi.

Baca Juga :  Pemprov Kepri dan DPRD Kepri Belum Sepakati Target Pendapatan

 

Fasilitas negara tidak boleh di gunakan oleh partai politik maupun untuk kampanye hal tersebut telah jelas tertuang di dalam Undang undang Nomor 22 Tahun 2014.

 

“Fasilitas negara yang berupa kendaraan dan gedung. Hal tersebut tertuang dalam Pasal 86 Huruf-h Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 dan Pasal 32 Huruf-h Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2013, ” Ujar Adiya Senin, 16/05/21

Adi juga meminta Aparat Penegak Hukum, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Serta Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu )/untuk segera mengawasi salah satu Oknum bakal calon Gubernur 2024 mendatang.

“Kami meminta Aparat Penegak Hukum, KPU, Serta Bawaslu untuk segera mengawasi salah satu Oknum bakal calon Pemimpin 2024 mendatang untuk tidak semena-mena menggunakan fasilitas negara”, Tutupnya.(Hs)

ALREINAMEDIA TV