Bila Pertumbuhan Ekonomi Kepri Capai 7 Persen Kadin Kepri Siap Dukung Cagub Dan Cawako Batam

  • Whatsapp

Alreinamedia Batam – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau menantang para kandidat calon Gubernur Kepri dan calon Walikota Batam yang mampu dan berjanji untuk terwujudnya pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen. Dalam jumpa pers, berlangsung di kantor Kadin Kepri, Batam Center, Senin (21/10/2019) sore.

Read More

Ketua Kadin Provinsi Kepri Akhmad Maruf Maulana memberikan tantangan pada Cagub dan Cawako Batam sebagai berikut, bagai mana mengatasi masalah tantangan dan peluang perang dagang Amerika Serikat dengan Cina.
Tantangan dan peluang untuk menumbuhkan kondisi 5 tahun terakhir hanya 5 persen terbawah untuk mencapai 7 persen. Sedangkan tantangan dan ancaman UMK Batam dan Kepri hanya 4,1 juta yang akan menurunkan daya minat investasi dibidang industri.

Baca Juga :  Pencuri Timah Batangan Ditangkap Polsek Sei Beduk Batam

Kemudian tantangan dan ancaman harga gas menjadi pemasok utama listrik di Batam dan Provinsi Kepri yang mengancam industri dari dampak kenaikan listrik. Dan selanjutnya atas dasar dan hal-hal tersebut di atas, makan Kadin menantang para kandidat pemimpin daerah seprovinsi Kepri untuk mampu meyakinkan dunia usaha dan masyarakat yang tertuang dalam visi dan misi berjanji dalam kontrak politik untuk terhuwujudnya pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.

Kita butuh pemimpin yang realita bukan hanya sekadar ‘kosmetik’ untuk menghiasi Pilkada. Fakta bahwa pertumbuhan ekonomi Batam, Provinsi Kepri, tidak bisa diangka 7 persen.

Oleh karena itu, kita mencari pemimpin yang bisa membuat pertumbuhan ekonomi dan kita meningkat,” ungkap Ma’aruf. Perekonomian Kepri saat ini masih di kisaran 4 persen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan kemampuan calon pemimpin untuk memberdayakan seluruh potensi yang ada tampa terkecuali ujarnya.

Pembangunan infrastruktur tidak cukup bila perekonomian kita masih rendah. Buat apa membangun infrastruktur, kalau ekonomi daerah kita nggak tumbuh, industri-industri yang ada tidak berkembang jelas Ma’aruf di tempat yang sama.

Baca Juga :  Dikira Taksi "Online", Mobil Ini Digulingkan Sekelompok Orang

Batam sebagai kawasan strategis berada di jalur perdagangan dunia dan salah satu kawasan industri yang menarik di Batam, kata Maruf, seharusnya kita bisa mengambil momentum perang dagang antara Amerika dan China.

Minimal kita bisa mendapatkan limpahan industri atau perusahaan dampak dari perang dagang ini. Tidak perlu banyak, cukup tiga atau empat industri sudah lumayan jelasnya.

Pihaknya mengatakan, Kadin Kepri realistis menjelang Pilkada Serentak 2020. Kadin, kata Maruf, menantang para figur atau calon walikota Batam membuat kontrak politik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam, Provinsi Kepri.

Kami tantang para calon walikota dan wakil Walikota Batam 2020 untuk menandatangani kontrak politik dengan Kadin. Kami siapkan formulir dan kontrak politiknya. Kami siap menerima kehadiran para calon di Kantor Kadin Kepri, tutupnya. (Ramadan)

ALREINAMEDIA TV

Related posts