Di Resmikan Oleh Gubenur Kepri, Pelabuhan Apung Sedanau Tidak Bermanfaat ” Ada Apa”

Papan Pemberitahuan pembangunan Dermaga Apung Sedanau yang dilaksankan oleh Cv.Teluk Sangki Bahari (Foto: Arizki)

Alreinamedia.com- Natuna, Pelabuhan apung sedanau yang baru-baru ini, diresmikan Oleh Gubernur Kepulauan Riau Anshar Ahmad pada tgl 10 Januari 2023 ternyata hingga kini belum bermanfaat

Proyek yang menelan anggaran APBD Propinsi Kepri Rp 2.221.990.935.84 Pelaksana CV.Teluk Sangki Bahari, di nilai telah salah dalam pembangunan kontruksinya, sehingga dermaga Apung HDPE tidak bisa digunakan oleh Armada penyebrangan Fery Sedanau-Binjai SB.Miko Nata dan SB.Mitra Bahari

Er salaku Capten SB.Miko Nata saat dimintai keterangan Senin (23/1/23) menyebutkan bahwa Dermaga Apung HDPE yang ada di Kecamatan Sedanau Bunguran Barat itu, tidak seperti dermaga Apung yang ada dibinjai ataupun di daerah kawasan Kepulauan Riau sebab tiang penyanggahnya terlalu dekat, sehingga disaat kita menurunkan para penumpang serta menaikan penumpang bisa membahayakan para penumpang kita, sehingga saat ini, kita masih menggunakan Pelabuhan Lama. Tapi kalau tiangnya seperti di binjai sepesnya agak jauh, rasa saya baru pas terang Capten Miko Nata

Baca Juga :  DPRD Natuna Bersama Bupati, Bahas 3 Agenda Dalam Paripurna
Gubernur Anshar Ahmad di dampingi Kajati Kepri saat meresmikan Pelabuhan Apung sedanau yang dilaksanakan oleh Cv.Teluk Sangki Bahari pada 10 Januari 2023

Disisi Lain Kepala UPT Penyelenggara Pelabuhan Wilayah IV Kabupaten Natuna dan Anambas, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Fadhal saat dikonfirmasi mengenai Dermaga Apung Kecamatan Bunguran Barat Senin (22/1/23) menuturkan bahwa dermaga Apung sedanau masih perlu penambahan tangga dan ini lagi dirancang di provinsi, karena ada jarak antara kapal dan ponton, susah terutama saat menaikkan barang Tegas Muhammad Fadhal

Lain halnya johan, selaku masyarakat sedanau saat dikonfirmasi awak media ini senin (23/1/23) menyesalkan akan adanya pembangunan pelabuhan apung sedanau, “Proyek sudah besar nilainya, tapi alur penumpang tetap saja tidak menggunakan pelabuhan apung. Lalu kalau belum lengkap untuk apa diresmikan kemaren. Ini seolah terkesan pemaksaan. Saya berharap baik penegak hukum Natuna untuk bisa memproses hingga menggali akan proyek pembungan Pelabuhan apung sedanau agar pelabuham tersebut tidak terkesan sia-sia Pungkas Johan

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tangkap 4 Kurir Penyelundup 43,5 Kg Sabu dari Malaysia

Hingga berita ini diterbitkan, awak media ini masih berupaya menghubungi Cv Pelaksana Teluk Sangki Bahari, Komisi II DPRD Natuna hingga Kadis Perhubungan Natuna (Arizki)

Redaktur: Erwin Syahril

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.