Emil Dardak Digadang Gantikan Pakdhe Karwo Pimpin Demokrat Jatim

  • Whatsapp

Alreinamedia.com, Surabaya – Nama Wagub Jatim Emil Dardak digadang menjadi pengganti Soekarwo sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Terlebih, Emil merupakan kader dan sempat diusung Demokrat saat Pilgub Jatim 2018.

Tak hanya itu, suami Arumi Bachsin ini juga telah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Read More

Namun, terkait lamaran Partai Demokrat ini, Emil tak mau membahasnya terlalu jauh. Emil menilai tawaran ini masih bersifat wacana. Sedangkan dirinya ingin berokus membangun Jatim dahulu.

“Mana ada sih kita menjawab sesuatu yang sifatnya wacana. Saya rasa sekarang saya lebih pada porsinya menjawab yang bekaitan dengan eksekutif,” ujar Emil usai mengikuti sidang paripurna di Kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Selain itu, Emil mengaku belum ada komunikasi dengan Partai Demokrat terkait pinangan ini. Emil mengatakan dirinya justru ingin fokus pada tugas dan tanggung jawab sebagai wakil gubernur.

“Belum ada komunikasi. Kita fokus menjalankan amanah di eksekutif amanah dari koalisi termasuk Partai Demokrat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gamal Albinsaid Dokter Muda Ganteng Pengganti Ratna Sarumpaet

Tak hanya itu, Emil menambahkan saat ini dirinya ingin bersinergi lebih dulu dengan seluruh elemen koalisi termasuk Demokrat.

“Kita jalankan sebaik-baik kita bersinergi seluruh elemen koalisi seluruh Partai Demokrat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah sempat mendukung jika Emil menjadi Ketua DPD Demokrat Jatim. Khofifah juga merestui karena hal ini merupakan hak demokrasi Emil.

“Itu hak demokrasi. Saya akan ikuti afiliasi politik dan hak demokarsi siapapun. Misal Pak Wagub jadi bagian dipromot, beliau siap, saya mendukung,” kata Khofifah.

Khofifah Dukung

Nama Gubernur Khofifah Indar Parawansa hingga Wagub Emil Dardak disebut-sebut akan menggantikan Soekarwo atau Pakdhe Karwo sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Namun, Khofifah menolak halus isu tersebut.

Khofifah mengaku ingin fokus memajukan Jatim melalui berbagai elemen. “Saya tentu sampaikan terima kasih, saya ingin jadi bagian seluruh elemen strategis di Jatim. Saya menjaga jarak yang sama, dengan seluruh elemen strategis apakah partai, perguruan tinggi, ormas dan tentu elemen strategis lainnya,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Baca Juga :  Polda Jaya, KPU dan Bawaslu Keluarkan Maklumat Larang Mobilisasi Massa ke TPS

Namun saat disinggung jika Emil yang menjadi pengganti Pakdhe Karwo, Khofifah merestui dan mendukungnya. Khofifah menilai Emil memiliki hak demokrasi.

“Itu hak demokrasi. Saya akan ikuti afiliasi politik dan hak demokarsi siapapun. Misal Pak Wagub jadi bagian dipromot, beliau siap, saya mendukung,” imbuh Khofifah.

Menurut Khofifah, Demokrat memiliki banyak kader yang punya keunggulan. Kader yang pantas menjadi pengganti Pakdhe Karwo.

“Jadi saya rasa banyak kader keunggulan, kompetitif, komparatif. Saya sampaikan terimakasih. Saya rasa kader di partai demokrat sangat banyak miliki keunggulan kompetitif,” lanjutnya.

Sebelumnya, Sekretaris Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan pihaknya menilai public figure di Jatim seperti Khofifah hingga Emil dinilai pantas menggantikan Pakdhe Karwo.

“Kalau kami melihat namanya ketua partai, ketua DPD itu harus public figure yang memiliki jabatan di publik. Kayak Mas Emil, Bu Khofifah itu pantas karena memiliki jabatan publik. Atau ketua DPR. Tapi kalau saya yang saat ini sudah bukan apa-apa saya rasa sudah tidak pas untuk menjabat Ketua Partai. Tapi kalau untuk menjalankan yang memang sudah kewajiban saya,” kata Renville. (mb/detik)

ALREINAMEDIA TV

  • Whatsapp

Related posts