Kepri  

Dinilai Maladministrasi, JPKP Laporkan Timsel Bawaslu Kepri Ke Ombudsman

Hasil Seleksi Tidak Transparan

Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Adiya Prama Rivaldi (Ist)

Batam – Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Tanjungpinang, Adiya Prama Rivaldi melaporkan Tim Seleksi (Timsel) Calon Komisioner Anggota Badan Pengawas Pemilu Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) ke Ombudsman RI Perwakilan Kepri di Kota Batam, Jum’at (5/8).

 

Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) melaporkan Timsel Bawaslu Kepri, diduga melakukan maladministrasi pada tahapan Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kepulauan Riau.

“Kami laporkan karena menduga adanya maladministrasi. Kami menemukan banyak kejanggalan mulai dari CAT sampai Wawancara dan tes kesehatan,” Ujar Adiya.

Adiya menerangakan , bahwa pihaknya memperoleh sejumlah informasi beserta data terkait tidak adanya transparansi pada hasil seleksi itu.

Iya juga mengatakan, dari hasil investigasi mereka Timsel Bawaslu Kepri tidak transparansi dan menerbitkan nilai hasil seleksi ke seluruh peserta. Melainkan nilai seleksi itu hanya ditampakkan ke personal masing masing peserta.

Baca Juga :  Beri yang Terbaik, Semoga Berbuah Medali

“Mereka hanya menampilkan ke personal masing-masing peserta. Kami berharap Ombudsman RI Perwakilan Kepri dapat segera memproses dan menyelidiki laporan kami,” lanjut Adiya.

Asisten Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman RI perwakilan Kepri, Adi Permana mengatakan, laporan itu telah diterima dan akan segera diverifikasi. Pihaknya akan memperlajari laporan JPKP itu untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Laporan sudah kami terima selanjutnya akan kami verifikasi. Kalau sudah akan kami gelar perkara untuk bisa ditindaklanjuti atau tidak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan memberikan gelar perkara itu ditindaklanjuti paling lambat 14 hari kerja jika dokumennya sudah lengkap.(Hs)

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.