Kejagung Periksa Saksi Dugaan Korupsi Impor Tekstil Bea dan Cukai

  • Share

Jakarta, – Direktur Penyidikan pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-22/F.2/Fd,2/04/2020 guna melakukan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil pada Direktorat Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai tahun 2018 sampai dengan 2020.

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan, tim penyidik yang diketuai oleh Viktor Antonius S, dibawah Koordinator Bambang Bachtiar sejak Senin, 4 Mei 2020 telah mulai melakukan pemeriksaan saksi dalam perkara tersebut.

banner 336x280

“Hari ini Rabu, 6 Mei 2020 tim penyidik kembali memeriksa dua orang pejabat dari Dirjen Bea dan Cukai,” kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/5/2020).

Kedua pejabat Bea dan Cukai yang diperiksa sebagai saksi yakni, Winarko (Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai ) dan Muhtadi (Kepala Bidang P2 Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok).

Baca Juga :  Aniaya Aparat, 4 Warga Suku Anak Dalam Jambi Dibui 4 Bulan

Sebelumnya, Senin (4/5/2020), penyidik juga telah memeriksa empat saksi yakni, M. Amir (Kepala Sub Direktorat Intelijen pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI), Kristi Agung Susanto (Pelaksana P2 pada KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok), Agung Rahmadani (Pelaksana P2 pada KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok) dan Muhtadi (Kepala Bidang P2 KPU Bea dan Cukai Tanjung Priuk).

Sedangkan pada Selasa, (5/5/2020), penyidik memeriksa saksi atas nama, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta dalam jabatannya sebagai Direktur P2 pada Direktorat P2 Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI.

Hari menegaskan, pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan guna mencari dan mengumpulkan bukti untuk membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi.

Baca Juga :  Kapolri: Tidak Ada Ruang Bagi Anggota Polisi Jika Terlibat Dengan Narkoba

Juga untuk menemukan tersangka dalam kasus ini, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP.

Hari menjelaskan bahwa pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan virus Corona (Covid-19).

Pemeriksan dilakukan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Para saksi pun diwajibkan untuk mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan.

Sebelumnya, Komisi III DPR meminta agar Kejagung segera membongkar tuntas kasus dugaan penyelundupan 27 kontainer tekstil premium ilegal.

Kasus ini telah disidik dan dilimpahkan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementrian Keuangan ke Kejagung. (AM/IP/Untung S)

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Komentar