Meski Berumur 23 Tahun, Gedung Pemerintahan Natuna Masih Ngontrak, Upah Non ASN Masih di Bawah UMK

Alreinamedia.com-Natuna,Tepat pada hari ini, Rabu 12 Oktober 2022 Kabupaten Natuna,telah menginjak usia yang ke 23 Tahun.Kabupaten yang terkenal akan sumber daya Alam yang melimpah, kaya akan hasil Migas, Wilayah yang seksi, sehingga direbutkan oleh Negara luar, ternyata di Usia ke 23 Tahun ini, masih banyak mendapatkan kekurangan-kekerungan diberbagai Aspek.

Salah satunya moda transportasi udara yang sangat tinggi, Pendapatan daerah yang masih minim, Pemanfaatan hasil laut yang masih kurang, Minimnya Kantor-kantor Pemerintahan hingga Kantor DPRD Natuna,hingga potensi-potensi terbuka Penggangguran yang masih banyak, serta upah-upah para pekerja yang masih dibawah rata-rata UMK, hingga Pelayanan kesehatan yang masih dibawah rata-rata dibandingkan di Kabupaten-kabupaten Lainnya.

Mesti pembangunan-pembangunan hingga infraksturuktur terlihat ada, tetapi pembangunan Pembangunan yang mestinya di Usia ke 23 Tahun, sudah terlengkapi Tetapi masih ada saja, terlihat beberapa Kantor Dinas yang numpang hingga ngontrak, serta Gedung DPRD yang hingga di ujung tahun 2022, belum dimiliki oleh Kabupaten Natuna yang terkenal kaya akan sumber daya Alamnya. Lantas Dimanakah arah sebernarnya Pemimpin Natuna saat ini dalam pembangunannya.

Baca Juga :  Waspada! Varian Baru Covid-19 di Kepri Disebut Lebih Ganas

Belum lagi Upah tenaga Kerja PTT, hingga harian lepas, yang masih dibawah rata-rata UMK, yang mana pada saat ini di tahun 2022 Upah UMK Natuna di angka Rp 3.3 jutapun, Natuna belum sanggup merealisasikannya untuk para tenaga kerjanya, karena angka upah yang didapatkan oleh para pekerja Non ASN Natuna masih dbawah 50% diangka rata-rata UMK yang telah ditetapkan Oleh Pemerintah Kabupaten Natuna itu sendiri.

Bermacam-macam alasan tak lantas disuarkan Oleh Para Pimpin Natuna, baik dari eksekutif hingga legeslatif, bahwa beban Keungan para pekerja Non ASN cukup banyak, sehingga untuk mengejar Angka UMK tersebut sangatlah sulit.Anehnya mestipun seperti itu, upaya hingga langkah strategis pun, malahan tidak terlihat. Sebab masih banyak saja, setiap tahunnya para Pekerja baru masuk dan bekerja di beberapa OPD yang ada di Kabupaten Natuna.

Persoalan harga tiket pesawat pun, hingga kini kian meroket, mesti Pasangan WS RH pun sudah berhasil memenangkan kontetestan Pemilukada di tahun 2021 yang lalu, yang mana merupakan Putra daerah Kabupaten Natuna. Tetapi hingga kini, masyarakat masih menanti janji dari kedua pasangan tersebut, dalam menurukan harga tiket pesawat sehingga orang-orang yang bisa menaiki pesawat, bukan saja dari Kalangan ASN yang menggunakan uang negara hingga orang-orang elit saja, tetapi rakyat biasa juga bisa, menikmati fasilitas Penerbangan di ujung Perbatasan Negeri Indonesia ini.

Baca Juga :  Lantamal IV Gelar Doa Bersama Mengenang 40 Hari Gugurnya ABK KRI Nanggala 402

Dari segi kesehatan sendiri, catatan kelam sebelum Natuna beranjak ke usia ke 23 Tahun berdasarkan data awak media ini, beberapa hari sebelumnya juga terlihat masyrakat-masyarakat kecil diluar kota ranai, dirujuk menggunakan Pompong Nelayan yang tentu bersiko tinggi untuk keselamatan pasien dikarenkan Puskel diwilayah tersebut belum dimiliki.

Tepat di usia ke 23 Tahun ini, harapan masyarakat kepada Pemimpin daerah akan terus tersuarkan dan berharap semoga ditahun berikutnya, persoalan-persoalan ini, bisa cepat teratasi, oleh para pemimpin dan bukan hanya sekedar janji manis di saat ingin mendapatkan kursi jabatan di Kabupaten Natuna yang di cintai oleh masyarakatnya.

Penulis : Arizki Fil Bahri

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.