Sidang Lanjutan Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Natuna di Gelar, Jaksa Hadirkan 2 Ahli

Sidang lanjutan Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Natuna kembali di Gelar dipengadilan Negeri Natuna,Jaksa Hadirkan 2 Ahli Selasa 24/1/23 (Foto:Arizki)

Alreinamedia.com-Natuna, Kisah Kasus dugaan Pencemaran nama baik Bupati Natuna Wan Siswandi Kembali di Gelar di Pengadilan Negeri Natuna selasa (24/1/23)

Hakim Ketua Jonson Parancis SH.MH selaku Majelis Hakim memimpin sidang tersebut, yang mana jaksa penuntut umum mendatangkan 2 Ahli dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Bupati Natuna yaitu 1.Ahli Bahasa dan 2.Ahli ITE

Dari Pantauan awak media ini, selama persidangan Ahli bahsa Assoc Prof.Dr.Andika Dutha Bachari Spd.M.Hum memaparkan pendapatnya, terkait tulisan terdakwa sudirmanto yang ditulisnya di grup suaramapena dan menyebutkan di depan persidangan, bahwa tulisan terdakwa sudirmanto yang menuliskan usut dugaan korupsi kawarane 7,1 Milyar, merupakan suatu tuduhan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya dan merupakan perbuatan penghinaan terhadap Bupati Natuna terang Ahli Bahasa Prof Dr.Andika

Selanjutnya ahli bahsa Assoc Prof.Dr.Andika Dutha Bachari Spd.M.Hum juga menyebutkan, terkait cuitan-cuitan terdakwa sudirmanto lontarkan merupakan bahasa tendensius, yang mana dalam penilaian ahli bahasa, terdakwa sudirmanto melakukan hal tersebut mempunyai sosok aktor dibelakangnya dan bukan dari keingginan saudara sudirmanto sendiri.

Baca Juga :  Pesawat Pengangkut Alkes Corona dari China Tiba di Halim

Disisi lain, penasehat hukum terdakwa sudirmanto saat mempertanyakan terkait tulisan yang dituliskan terdakwa sudirmanto dipersidangan kepada ahli bahsa, dari 3 tulisan sudirmanto yang mana, menurut ahli yang telah mencemarkan nama baik bupati Natuna ? Ahli bahasa menyebutkan, bahwa dari kesimpulan bahasa dari sudirmanto bahasa dugaan tersebutlah, yang telah menuduh Bupati Natuna dalam melakukan tindakan korupsi yang mana peryataan tersebut tidak bisa dibuktikan akan kebenaraanya tegas Ahli bahasa.

Tambahnya lagi Assoc Prof.Dr.Andika Dutha Bachari Spd.M.Hum menyebutkan, terkait pelanggaran hukum terhadap terdakwa, beliau menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan hak dan kewenangan dari Majelis Hakim yang mana kedatangan saya pada hari ini, hanya sebagai ahli yang memberikan pendapat akan apa yang terjadi dari tulisan terdakwa di suara mapena. Untuk itu Prof.Dr.Andika dutha juga berharap masyarakat bisa berhati-hati akan apa yang dituliskan disosial media, apalagi media tersebut yang tidak memiliki kekuatan hukum Tegas Prof.Dr.Andika

Baca Juga :  Percepat Pemulihan Pariwisata, Pelaku Pariwisata di Batam Divaksin

Ditempat yang sama pula Albert Aruan SH selaku ahli ITE, yang merupakan ASN Kementrian Kominfo saat menyampaikan keahliannya membuka segamblang-gamblangnya akan hal UU ITE di Persidangan, serta menyebutkan bahwa ia merupakan ahli yang terkahir yang ditanyakan oleh Penyidik Polda Kepri terkait kasus dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Natuna yang dilakukan oleh Saudra sudirmanto.

Selama persidangan berjalan dengan lancar, dan sidang sempat diskor sebentar dikarenkan Majelis Hakim memberikan waktu Istirahat sebentar untuk melakukan shlat Ashar.

Sidang Kasus dugaan pencemaran Nama Baik Bupati Natuna, akan dilanjutkan pada tgl 30 Januari 2023, yang mana sidang lanjutan akan di hadiri, oleh 2 Ahli berikutnya dari ahli Pers dan Ahli Tindak Pidana Porensik dari Jaksa Penuntut umum (Arizki)

Redaktur: Erwin Syahril

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.