Tanpa Penonton, Bali United Berlaga Melawan PSM Makasar

Laga Bali United kontra PSM Makassar pada pertadingan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/1/23) sore pukul 16.00 WIB dipastikan berlangsung tanpa kehadiran langsung suporter. (Foto: Liga 1 Indonesia)

Alreinamedia.com- Laga Bali United kontra PSM Makassar pada pertadingan pekan ke-19 Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/1/23) sore pukul 16.00 WIB dipastikan berlangsung tanpa kehadiran langsung suporter.

Bertindak sebagai tuan rumah, manajemen Bali United dan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta sepakat dengan mengeluarkan surat rekomendasi pertandingan yang tidak dihadiri penonton.

Keputusan itu dibuat demi menjaga keamanan dan kenyamanan di daerah yang menjadi persinggahan sementara Serdadu Tridatu untuk putaran kedua kompetisi musim ini.

Menanggapi tidak dapat hadirnya suporter kedua tim untuk menyaksikan pertandingan, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco mengaku cukup menyayangkannya, meski begitu dia cukup memahami atas alasan diambilnya keputusan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton.

Baca Juga :  Diduga Dana BLT Disunat, Wako Bukittinggi Minta Oknum Diusut Tuntas

“Soal tanpa penonton, saya pikir pemain maupun pelatih lebih suka saat ada suporter. Seharusnya teman-teman dari Makassar, Bali atau dari Yogyakarta yang suka sepak bola bisa datang dan nonton di Stadion. Tapi situasi sepak bola Indonesia ingin situasi aman makanya pertandingan besok tidak ada penonton,” jelas Teco.

Juara bertahan Liga 1 dalam dua musim terakhir itu memang diharuskan menjadi tim musafir di sepanjang putaran kedua ini karena Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai home base jadi satu dari 6 venue Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung pada Mei hingga Juni 2023 mendatang.

Adapun Stadion di Indonesia yang menjadi lokasi pertandingan event internasional tersebut antara lain Stadion Jakabaring, Palembang, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Stadion Manahan, Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Baca Juga :  Evaluasi PPKM Level 1 di Blitar, Luhut: Situasi COVID-19 Tetap Rendah dan Terkendali

Alasan tidak bisa digunakannya Stadion Kapten I Wayan Dipta dan beberapa venue stadion lainnya karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan renovasi stadion guna keperluan Piala Dunia U-20 tersebut. Alhasil, Bali United pun harus rela bermain tempat lain di sepanjang putaran kedua.

“Ya, ini situasi harus main di sini (Bantul). Pertama kami terima kasih dengan teman-teman dari Bantul yang bisa menerima kami,” ungkap Teco. (Rizki)

Redaktur: Erwin Syahril

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.