Tanpa Tim Satelit, Tidak Menghalangi Yamaha Meraih Sukses

Sepeda Motor Yamaha (Foto: MotorGP)

Alreinamedia.com- Manajer Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menegaskan akan lebih sering melakukan uji coba motor di Eropa dan Jepang demi membantu pengembangan YZR-M1.

Yamaha terpaksa harus berpisah dengan RNF Racing di penghujung MotoGP 2022. Tim pimpinan Razlan Razali itu hengkang ke Aprilia Racing karena tertarik dengan performa motor RS-GP.

Situasi ini membuat Yamaha dipredksi bakal kesulitan untuk melakukan pengembangan sang kuda besi. Pasalnya pabrikan berlogo garpu tala cuma bisa berpatokan pada hasil yang didapat Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.

Massimo Meregalli selaku salah satu petinggi tim utama pun menyadari keadaan tersebut berdampak besar pada pengembangan YZR-M1. Namun ia mengaku sudah menemukan solusi, yakni lebih banyak melakukan sesi uji coba.

Baca Juga :  Prabowo Minta Pendukungnya Tidak Hadir di Sekitar MK

“Memang benar, kami tidak memiliki tim satelit. Tetapi, untuk mengembangkan motornya, kami akan menambah kekuatan tim uji coba,” tutur Meregalli dilansir dari sports.okezone.com.

Ia menjelaskan bahwa mereka bakal bekerja di dua tempat, yakni di Eropa dan Jepang. Hal itu dilakukan demi memastikan pengembangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami akan menjalani uji coba yang lebih banyak. Baik di Eropa dan juga Jepang. Tentunya hal itu akan membantu mempercepat pengembangan motor sepanjang musim, walau tak memiliki tim satelit,” ungkap Meregalli.

Selanjutnya semua tim MotoGP akan menjalani uji coba pramusim yang dilaksanakan pada 10-12 Februari dan 11-13 Maret. Pengetesan digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia dan Sirkuit Algarve, Portugal. (Rizki)

Redaktur: Erwin Syahril

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.