Terkait Jual Beli Organ Yang Heboh di Media Sosial, Kominfo Kembali Blokir 5 Grup Medsos

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan (Foto: dok.Kominfo)

Alreinamedia.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan sudah melakukan pemblokiran kepada 7 situs dan 5 grup media sosial terkait jual beli organ tubuh manusia, sejak beberapa hari yang lalu.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan dalam keterangan tertulisnya yang diterima oleh awak media ini sabtu (14/1/23)

“Kami sudah menerima surat dari Bareskrim Polri kemarin dan hari ini (Jumat). Isinya meminta Kemenkominfo untuk melakukan pemutusan akses atas tujuh situs yang memuat konten manipulasi data tersebut,” kata Semuel dalam keterangan resminya.

“Kami melakukan pencarian situs jual beli organ tubuh manusia seperti yang disampaikan penyidik Kepolisian yang tengah menangani kasus di Makassar dengan laporan adanya situs jual beli organ tubuh lewat Yandex,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Tak hanya itu, Tim AIS Kementerian Kominfo juga menemukan 5 grup media sosial Facebook dengan konten serupa.

“Semua datanya kami kirimkan untuk memastikan situs tersebut benar-benar melanggar hukum. Lalu Bareskrim Polri mengirim surat untuk memutus akses 3 situs pada hari Kamis dan hari ini (Jumat) ada 4 situs,” kata Semmy.

Ia melanjutkan situs yang diblokir sudah melakukan tindak pidana memperjualbelikan atau jaringan tubuh dengan dalih apapun, bisa merugikan dan meresahkan masyarakat.

“Berdasarkan hasil profiling semua situs itu berada atau dibuat di luar negeri,” tandasnya. (Rizki)

Redaktur: Erwin Syahril

ALREINAMEDIA TV

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan oleh advertiser. Wartawan Alreinamedia.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.