Tim Unit Reskrim Polsek Batu Ampar Amankan Pelaku Pembacokan Di Jodoh

  • Whatsapp

Alreinamedia. Batam – Polsek Batu Ampar, Polresta Barelang di melakukan penangkapan pembacokan pelaku bernama Naziro, pada hari Senin (23/9/2019) sekitar pukul 16.00. Wib, bertempat Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar,Kota Batam.

Read More

Kapolsek Batu Ampar AKP Reza Morandy Tarigan, menyampaikan tentang kronologi kejadian dalam siaran pers, bertempat di Polsek Batu Ampar, Selasa (24/9/2019) sore.

Berawal dari duduk-duduk bersama korban pembacokan bernama Naziro dan pelaku Riski Saputra alias Iki di salah satu warung di Sei Jodoh, kemudian korban (Naziro) meminjam gitar pada pelaku (Riski) pada saudara Adam temanya pelaku. Lantas pelaku memberikan gitar tersebut kepada korban, namun menurut keterangan dari pelaku, korban ingin memukul pelaku dengan alasan yang tidak diketahui, sehingga pelaku berlari ke arah pasar induk jodoh dan pelaku sempat perintahkan korban menunggu dirinya. “Kau tunggu disini ya ucap pelaku yang ditirukan Reza.

Baca Juga :  Masyarakat Bersama Tim TMMD Kodim 0316/Batam Bahu Membahu Mengerjakan Semenisasi Jalan

Selanjutnya korban menjawab, iya saya tunggu, saat itu juga antara mereka terjadi cek-cok mulut,” kata Reza. Diketahui, pelaku berlari ke arah pasar induk jodoh guna mengambil senjata tajam berupa parang yang disimpan dibawah tempat sampah.

Setelah mengambil senjata berupa parang, pelaku balik ketempat korban menunggu dan menyerang korban menggunakan parang.

“Untuk serangan pertama ditangkis oleh korban menggunakan gitar. Untuk serangan kedua, saat pelaku hendak menyerang korban, ternyata gagang parang yang digunakan terlepas sehingga mengenai kepala korban hingga luka berat dan sekujur tubuhnya dipenuhi darah bercucuran jelas Reza.

Melihat korban penuh berdarah, pelaku melarikan diri kerumahnya di tanjung Uma menggunakan kapal pompong. Setelah kita ketahui, ada bercak darah disekitaran TKP, pihak Satreskrim Polsek Batu Ampar bersama Satreskrim Polresta Barelang pun langsung mengejar pelaku yang diketahui berdomisili di tanjung Uma. Selanjutnya tim gabungan menangkap pelaku di kediamannya, saat itu pelaku sudah berganti baju. Untuk saat ini, korban sedang dirawat di rumah sakit Embung Fatimah dan korban belum bisa dimintai keterangan sampai saat ini.

Baca Juga :  Strategi Optimalisasi Operasi DVI Propinsi Kepri yang Modern dan Profesional Berbasis Kemitraan MoU antara Gubernur dan Kapolda Kepri

Adapun barang bukti yang diamankan oleh tim unit Reskrim Polsek Batu Ampar, sebilah parang dan sarung parang warna biru, gitar warna coklat satu buah. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 ayat 2 KHUP dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

ALREINAMEDIA TV

Related posts