WHO Tetapkan Wabah Virus Corona Sebagai Pandemi, Apa Artinya?

  • Whatsapp

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menetapkan wabah virus Corona sebagai pandemi global, Rabu (11/3/2020).

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, istilah itu digunakan sekarang karena kekhawatiran mendalam atas Covid-19.

Read More

Lantas, mengapa wabah virus Corona sekarang disebut pandemi?

Dilansir BBC.com, istilah pandemi digunakan untuk penyakit menular yang menyebar dari orang ke orang secara signifikan dan berkelanjutan di banyak negara.

Pandemi terakhir kali terjadi pada 2009, yaitu flu babi.

Kala itu, flu babi telah membunuh ratusan ribu orang.

Pandemi lebih mungkin terjadi jika virus yang menjangkit adalah virus baru.

Wabah dapat disebut pandemi jika virus dapat menulari orang dengan mudah.

Selain itu, virus dapat menyebar dari orang ke orang dengan cara yang efisien dan berkelanjutan.

Virus Corona telah memenuhi semua kriteria itu.

Tanpa vaksin atau perawatan yang dapat mencegahnya, penyebarannya akan menjadi krusial.

Mengapa Digunakan Sekarang?

Pada Februari lalu, Tedros mengatakan, virus Corona memiliki potensi pandemi.

Namun, virus belum dapat disebut pandemi karena Corona belum menyebar secara global dan tidak terkendali.

Kini, ada 119 negara terkena wabah COVID-19.

Mengubah bahasa tidak mengubah apa pun tentang bagaimana virus berkembang.

Baca Juga :  LANTAMAL VIII SERAHKAN PERKARA TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN DAN KEPABEANAN KM RIMBA II KEPADA IMIGRASI DAN BEA CUKAI BITUNG

Namun, WHO berharap, penetapan virus Corona sebagai pandemi akan mengubah cara negara dalam menangani wabah.

Covid-19 Ditetapkan sebagai Pandemi Global, Telah Mewabah di 119 Negara dengan Tingkat Pemulihan Capai Lebih dari 54 Persen (coronavirus.thebaselab.com)

 

“Beberapa negara berjuang dengan kekurangan kapasitas. Ada yang berjuang dengan kekurangan sumber daya. Beberapa negara lainnya berjuang dengan kurangnya tekad,” kata Tedros.

Dia menambahkan, WHO meminta semua negara untuk melakukan tindakan penanganan sebagai berikut.

Mengaktifkan dan meningkatkan mekanisme tanggap darurat

Berkomunikasi dengan masyarakat tentang risiko dan bagaimana masyarakat dapat melindungi diri mereka sendiri

Menemukan, mengisolasi, menguji, dan mengobati setiap kasus Covid-19 dan melacak setiap kontak

“Kami tidak bisa mengatakannya cukup keras, cukup jelas, atau cukup sering. Semua negara dapat mengubah arah pandemi ini,” tutur Tedros.(*)

 Ada 119 Negara Terdampak, Tingkat Pemulihan Hampir 55 Persen

Virus corona telah mewabah hingga 119 negara di seluruh dunia.

Lebih lanjut, dikutip dari coronavirus.thebaselab.com, 66.908 orang telah dinyatakan pulih per Kamis (12/3/2020) pukul 07.40 WIB.

Virus tersebut dapat menular dari manusia ke manusia yang menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan.

Untuk itu, penting mengenali lebih jauh tentang gejala dan pencegahan virus corona.

Gejala yang ditimbulkan meliputi bersin, pilek, kelelahan, batuk, dan sakit tenggorokan.

Kemudian, pencegahan virus corona dilakukan dengan berbagai cara.

Misalnya, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau pembersih tangan.

Covid-19 Ditetapkan sebagai Pandemi Global, Telah Mewabah di 119 Negara dengan Tingkat Pemulihan Capai Lebih dari 54 Persen (coronavirus.thebaselab.com)

Berikut ini rincian kasus, negara yang terdampak virus corona:

China: 80.788

Italia: 10.149

Iran: 9.000

Korea Selatan: 7.755

Baca Juga :  BNN RI Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba Sampai Ke Selandia Baru

Spanyol: 2.182

Prancis: 1.784

Jerman: 1.656

Amerika Serikat: 1.016

Diamond Princess: 696

Swiss: 652

Jepang: 587

Belanda: 503

Swedia: 477

Norwegia: 456

Inggris Raya: 456

Denmark: 340

Belgia: 314

Qatar: 238

Austria: 206

Bahrain: 189

Singapura: 178

Malaysia: 149

Hong Kong: 129

Australia: 127

Kanada: 97

Yunani: 90

Islandia: 85

Israel: 76

Uni Emirat Arab: 74

Kuwait: 72

Irak: 71

Republik Ceko: 67

India: 62

San Marino: 62

Libanon: 61

Mesir: 60

Finlandia: 59

Portugal: 59

Thailand: 59

Slovenia: 57

Filipina: 49

Taiwan: 48

Irlandia: 43

Vietnam: 39

Rumania: 36

Brazil: 35

Indonesia: 34

Palestina: 30

Polandia: 27

Georgia: 23

Arab Saudi: 21

Aljazair: 20

Rusia: 20

Argentina: 19

Pakistan: 19

Oman: 18

Chili: 17

Ekuador: 17

Kroasia: 16

Kosta Rika: 13

Estonia: 13

Hongaria: 13

Afrika Selatan: 13

Albania: 12

Serbia: 12

Azerbaijan: 11

Brunei: 11

Peru: 11

Latvia: 10

Makau: 10

Slovakia: 10

Belarus: 9

Kolombia: 9

Maladewa: 8

Meksiko: 8

Panama: 8

Afghanistan: 7

Bosnia dan Herzegovina: 7

Luksemburg: 7

Makedonia Utara: 7

Tunisia: 7

Bulgaria: 6

Siprus: 6

Malta: 6

Republik Dominika: 5

Guyana Prancis: 5

Maroko: 5

Selandia Baru: 5

Paraguay: 5

Senegal: 4

Bangladesh: 3

Kamboja: 3

Lithuania: 3

Martinique: 3

Moldova: 3

Bolivia: 2

Burkina Faso: 2

Kamerun: 2

Kepulauan Channel: 2

Kepulauan Faroe: 2

Honduras: 2

Nigeria: 2

Saint Martin: 2

Sri Lanka: 2

Andorra: 1

Armenia: 1

Bhutan: 1

Kongo (Republik Demokratik): 1

Gibraltar: 1

Jamaika: 1

Jordan: 1

Liechtenstein: 1

Monako: 1

Mongolia: 1

Nepal: 1

Saint Barthelemy: 1

Togo: 1

Turki: 1

Ukraina: 1

Kota Vatikan: 1

ALREINAMEDIA TV

  • Whatsapp

Related posts